search

Join FriendFinder - Find Your Special Someone!

get paid $6

Showing posts with label indigo. Show all posts
Showing posts with label indigo. Show all posts

Wednesday, September 10, 2008

indigo bukan penyakit,


indigo itu bukan sakit, kalau sakit bukan indigo. Kalau tidak umum bukan sakit. Seperti nabi dia tidak umum, nabi dalam satu daerah kan dia tidak umum. Nabi Muhammad bahkan diusir karena tidak umum. Seperti halnya indigo tidak umum karena belum banyak orang menyinggung. Orangnya cerdas punya IQ tinggi, punya kemanusiaan tinggi, dalam usia 3-4 tahun sudah bisa ngomong, bicaranya sudah berbau filosofi, dan auranya indigo. Auranya disebut indigo kalau orangnya sehat. Kadang-kadang orang auranya indigo, wah ini indigo bukan, auranya harus sehat dulu. Kalau dominan indigo baru dibilang anak indigo.


indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu otoritas, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya, sensitive atau rapuh. Tidak jarang pula menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak punya perasaan. Terkadang orang akan melabelnya dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut terkadang menyebabkan kesulitan dalam melewati masa kanak-kanak, bahkan dalam melewati masa remaja.

Orang indigo punya pandangan mengetahui apa yang belum terjadi, Belum cukup, Indigo itu macam-macam, ada yang mendekati biru, mendekati ungu, nah yang mendekati ungu itu waskita segala macam, yang mendekati biru itu nalar, dia konseptor. Istilah indera keenam atau mata ketiga itu kan indera spiritual, manusia itu roh yang punya badan, roh itu inderanya indera rohani kalau badan indera jasmani. Keseimbangan, kalau banyak yang dipakai di badan, yang batin kurang. Hukum keseimbangan.

menurut ajaran spiritual dari India, ada satu mata lagi yang nggak keliatan, yang letaknya konon di antara dua alis kita, pas di tengah-tengah jidat. Sehingga kalo dijumlahin, mata kita semuanya ada tiga! Mata ketiga inilah si indera keenam tadi.

Oleh orang India, mata ketiga yang disebut dengan cakra ajna (cakra = sumber energi dalam tubuh manusia, sedangkan ajna = di tengah), dianggap sebagai indera yang spesial. Sebab, mata ketiga tersebut memungkinkan kita memiliki kemampuan-kemampuan lebih. Yaitu:

1. Telepathy (kemampuan membaca pikiran).
2. Clairvoyanc (kemampuan melihat peristiwa yang terjadi di tempat lain).
3. Precognition (kemampuan meramalkan kejadian yang akan datang).
4. Retrocognition (kemampuan buat melihat peristiwa di masa lampau).
5. Mediumship (kemampuan menggunakan roh sebagai medium).
6. Psychometri (kemampuan menggali informasi lewat sebuah benda).


Mengenal Karakteristik Anak Indigo


Sekarang ini sering kita dengar tentang anak indigo, bahkan tidak jarang kita temui anak-anak dengan kelebihan ini di sekitar kita. Telah banyak ahli yang meneliti mengenai karakteritik atau ciri sifat yang membedakan antara anak indigo dengan anak normal yang lain. Untuk itu tidak ada salahnya jika kita mengetahui tentang karakteritik dan perilaku seperti apa yang sering ditunjukkan oleh anak indigo ini.

Anak indigo merupakan generasi baru yang terlahir di dunia ini. Anak ini memiliki karakteristik yang unik yang membedakan dengan generasi sebelumnya. Istilah indigo ini mengindikasikan aura dalam warna kehidupan. Kata indigo sendiri diambil dari nama warna yaitu indigo, yang dikenal sebagai warna biru sampai violet. Indigo sendiri juga terkait dengan indera keenam yang terletak pada cakra mata ketiga yang menggambarkan intuisi dan kekuatan bathin yang luar biasa tajam di atas kemampuan orang kebanyakan. Banyak dari mereka memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa atau secara akademis berprestasi. Anak yang mengalami indigo ini mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba, serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.

Anak indigo datang ke dunia dengan berbagai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pendobrak suatu tatanan yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksesuaian yang terjadi disekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan dengan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap system pendidikan yang ada.

Anak indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu otoritas, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya, sensitive atau rapuh. Tidak jarang pula anak menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak punya perasaan. Terkadang orang akan melabel anak dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut terkadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa kanak-kanak, bahkan dalam melewati masa remaja (Chapman. 2006).

Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini.

Jan Yordy seorang terapis yang menuliskan tentang anak indigo mencoba mengkategorikan karakteristik anak indigo yang sering ditemui :

- Memiliki keinginan yang kuat, mandiri dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orangtua

- Bijaksana dan memiliki tingkat kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya;

- Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau stress;

- Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah;

- Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD atau ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus;

- Anak ini sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang kebanyakan;

- Anak-anak ini belajar secara visual dan kinestetik, mereka dapat mengingat apa yang terekam dalam otak dan menciptakan melalui tangan;

- Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered. Meskipun hal ini bukanlah sifat sebenarnya;

- Anak memiliki potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk pengasuhan.

Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan adalah bahwa mereka memiliki kesulitan dalam mengelola emosinya. Pada beberapa anak hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami cara yang masih tradisional atau kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan memiliki self esteem yang rendah dan mudah menyerah dalam mengerjakan yang diberikan (tugas sekolah misalnya). Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan menyakiti diri sendiri yang berlebih yang tidak dapat dijelaskan secara logis bahkan menakutkan bagi orangtuanya.

Warna aura indigo pada seorang anak memang bisa mengindikasikan banyak hal. Sebab, dikatakan Tom Suhalim, ahli aura dan fengsui, aura berkaitan dengan warna kepribadian. Suatu alat yang disebut aura video station berfungsi hanya untuk melihat keseimbangan aura pada seseorang. Pada anak indigo, selain ditunjukkan oleh warna aura, juga dibarengi dengan pola pikir dewasa. Diperkirakan di masa ini banyak jiwa yang sudah matang atau tua, tapi hidup dalam badan anak-anak.

“Sifat tubuhnya memang anak-anak, tapi soul-nya sudah kuat. Makanya kalau dia nyeletuk bukan seperti anak-anak lagi. Ada yang bicara, “Nenek dulu ’kan adik saya!’ Ada yang merasa selalu melihat sesuatu yang oleh awam disebut makhluk halus,” papar Dr. Tb. Erwin Kusuma, Sp.KJ, psikiater anak.

Banyak orangtua yang khawatir dengan kondisi anak seperti itu. Anak indigo memang kerap memperlihatkan tanda-tanda kejiwaan yang tidak lazim. Satu hal yang terlihat nyata dari anak indigo, tambah Dr. Erwin, adalah selalu bentrok dengan orangtua.

Hal ini juga pernah dialami Victor Chandrawira (39) yang juga memiliki sifat indigo. Saat kecil ia dicap sebagai pemberontak. Menurutnya, sikapnya itu bukan pemberontakan, melainkan melihat sesuatu dari sisi yang lain. Selain itu, Victor yang kini menjadi presiden direktur sebuah perusahaan konsultan untuk pengembangan sumber daya manusia ini juga memiliki berbagai pengalaman unik. Kala berada di Italia misalnya, ia disapa oleh seorang gipsi yang mengaku mengenal Victor sebagai seniman keliling yang hidup beberapa tahun lampau di sana.

Jiwa tua yang hadir dalam anak indigo juga kerap disebut oleh Tom dan Dr. Erwin sebagai bukti reinkarnasi atau jiwa yang terlahir kembali. Mereka memperkirakan, anak yang lahir dengan tipe jiwa tua akan bertambah banyak dalam periode mendatang.



Anak indigo memiliki getaran energi yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tertinggi ini menciptakan perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian mengembangkan pengaturan dalam otak, yang mengenyampingkan pemikiran logis dan proses berpikir rasional, sehingga muncul reaksi emosional yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan dengan perilaku marah, kesedihan atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.

Memahami energi dasar dan mampu mengamati keadaan energi pada saat anak sedang tidak stabil sangatlah membantu bagi orang tua atau terapis, terutama saat bekerja sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai energi dengan mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu dengan mengajarkan anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam menyeimbangkan energi dan cara untuk mengurangi tingkat stress pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada energi yang negatif.

Sunday, September 7, 2008

Indigo children, who...????


Indigo children are children who, according to some, especially those in the New Age movement, represent a higher state of human evolution. The term itself is a reference to the belief that such children have an indigo colored aura. Beliefs concerning the exact nature of Indigo children vary, with some believing that they have paranormal abilities such as the ability to read minds, and others that they are distinguished from non-Indigo children merely by more conventional traits such as increased empathy and creativity.

The term Indigo children originates from the 1982 book "Understanding Your Life Through Color," by Nancy Ann Tappe, a self-styled synesthete and pshycic, who claimed to possess the ability to perceive people's auras. She wrote that during the mid 1960's she began noticing that many children were being born with "indigo" auras. Today, she estimates that 60 percent of people age 14 to 25 and 97 percent of children under ten are "Indigo.

According to New Age belief, Indigo children are highly sensitive with a c

lear sense of self-definition and a strong feeling that they need to make a significant difference in the world. They are strong-willed, independent thinkers who prefer to do their own thing rather than comply with authority figures. They are empathic and can easily detect or are in tune with the thoughts of others, and are naturally drawn to matters concerning mysteries, spirituality, the paranormal and the occult, while opposing unquestioned authority and contradictory to convention. They tend to think outside the box, and are often referred to as "system busters." Indigos allegedly possess wisdom and level of awareness "beyond their years." They are also said to have a strong feeling of entitlement, or "deserving to be here."

Some beliefs hold that they are often labeled with the psychiatric diagnoses of Attention Deficit Hyperactive Disorrder(ADHD), Attention Deficit Disorder(ADD), Obsessive-Compulsive Disorder(OCD) and also Autism, and that they become unsociable when not around other Indigo Children. They are also believed to be prone to depression and sleep disorders such as insomnia and persistent nightmares. Indigo children also possess defining characteristics in learning; indigos tend to be more visual, kinesthetic learners so remember best what they can picture in their brain and create with their hands. Movement is required to keep them better focused.

As a summary, here are the ten attributes that best describe this new kind of child, the Indigo Child
  • They come into the world with a feeling of royalty (and often act like it)
  • They have a feeling of "deserving to be here," and are surprised when others don't share that.
  • Self-worth is not a big issue. They often tell the parents "who they are."
  • They have difficulty with absolute authority (authority without explanation or choice).
  • They simply will not do certain things; for example, waiting in line is difficult for them.
  • They get frustrated with systems that are ritually oriented and don't require creative thought.
  • They often see better ways of doing things, both at home and in school, which makes them seem like "system busters" (nonconforming to any system).
  • They seem antisocial unless they are with their own kind. If there are no others of like consciousness around them, they often turn inward, feeling like no other human understands them. School is often extremely difficult for them socially.
  • They will not respond to "guilt" discipline ("Wait till your father gets home and finds out what you did").
  • They are not shy in letting you know what they need.